WARNING

STOP

 ceramah_narkoba1.jpgPenggunaan dan Penyalahgunaan NARKOBA

Pulau Bali merupakan pulau pariwisata yang rentan akan pengaruh Narkoba. Narkoba , kata yang begitu menyeramkan kalau di dengar. Narkoba tidak lain merupakan racun dunia yang menggerogoti negeri kita ini. Hampir salah satu penyebab kematian terbesar di dunia , diakibatkan oleh penggunaan dan penyalahgunaan Narkoba. Nikmat sesaat yang di beri , berakibat fatal pada hidup kita. Tragisnya lagi para remaja penerus generasi bangsa merupakan penderita terbesar bahaya ini.

Dalam rangka memerangi Narkoba, STMIK STIKOM Bali ikut berpartisipasi dalam hal tersebut. Yang salah satunya yaitu mengadakan Sosialisasi Narkoba untuk para mahasiswa/I khususnya di STIKOM Bali sendiri. Yang bertujuan agar supaya kita sebagai generasi muda jangan sampai tertipu dan tergiur dengan nikmat Narkoba. Acara yang dilaksanakan pada hari Selasa, 18 Maret 2008 yang bertempat di STIKOM Bali. Acara berlangsung dari pukul 09.00 – 11.00 WITA ini mengundang antusias para mahasiswa STIKOM Bali.

Dimana nara sumbernya ada 3 orang yaitu Ibu I Gusti Ayu Sukerti, Bapak Tapa Yoga, dan Ibu Wayan Suartini yang didatangkan langsung dari Polda Bali. Dalam kesempatan ini, Beliau mensosialisasikan tentang Narkoba dan bahayanya, Kenakalan Remaja serta tentang Kantibnas. NARKOBA( Narkotika, Psikotropika, Bahan Adiktif dan Perkursor) adalah bahan/zat yang dapat mempengaruhi kesadaran, pikiran, tingkah laku, halusinasi kita apabila dalam waktu lama kita menggunakannya. Adapun jalur penularan Narkoba tersebut melalui udara, darat, laut maupun jalur transportasi lainnya. Karena Narkoba begitu sangat riskannya di bawa oleh para sindikat – sindikat dan di kemas dengan cara yang rapi baik berupa bubuk,cairan maupun tablet, maka oleh sebab itu perlu penangan khusus pada bidang ini. Selain itu ciri – ciri orang pecandu Narkoba antara lain yaitu mata sayu, sering bohong, gigi mudah kropos, luka borokan yang sulit untuk sembuh, kemudian badan yang semakin kurus.
Adapun cara untuk menghindari Narkoba yaitu :

  • Menyebarluaskan informasi narkoba di lingkunagn keluarga, teman dan masyarakat sekitar agar secara dini dan mandiri bias menghindarinya.
  • Menjaga keharmonisan hubungan antara anggota keluarga, masyarakat dan lingkungan.
  • Memilih kegiatan yang positif yang dapat manyalurkan hobi, lebih mandiri, lebih pe-de dan lebih berprestasi.
  • Selalu memelihara dam meningkatkan kehidupan rohani.
  • Belajar mengatakan “TIDAK” terhadap tawaran untuk mencoba narkoba.
  • Menjaga kebersamaan, komunikasi dan rasa saling peduli baik dalam keluarga, masyarakat serta lingkungan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.


Narkoba bukan untuk ditakuti, namun untuk diperangi penggunaan dan para sindikat pengedarnya. Dan jangan pernah menjauhi dan mendiskriminisikan para mantan pecandu Narkoba. Mari kita sama – sama membangun Bangsa Indonesia ini TANPA NARKOBA.

Mari Katakan “TIDAK” untuk NARKOBA !!!!!!!!!!

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.